MANAJEMEN DAN ORGANISASI

Pengertian Manajemen!

Manajemen adalah suatu proses yang melibatkan kegiatan Perencanaan, pengorganisasian, Pengarahan dan Pengendalian untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui pemanfaatan SDM dan SD yang lainnya.

Fungsi manajemen yang utama antara lain :

 

a.      Perencanaan(Planning)

Fungsi yang utama dan yang terpenting, digunakan agar sasaran dan tujuan dapat tercapai di masyarakat. Perlunya perencanaan antara lain untuk:

·        Untuk menidentifikasi peluang masa depan.

·        Antisipasi atau menghindari masalah masa depan.

·        Untuk mengembangkan langkkah-langkah strategi.

 

Dalam prakteknya apa saja yang direncanakan ?

·        Produk, berapa: jenis, jumlah, kualitas.

·        Dana, berapa: jumlah dan sumber dana.

·        Karyawan, berapa: jumlah, keahlian karyawan.

 

Jenis-jenis Perencanaan dapat dibedakan menjadi 2 antara lain:

·        Strategis adalah perencanaan yang berhubungan dngan hidup organisasi atau perusahaan, Maju mundurnya organisasi atau perusahaan, Keberadaan organisasi atau perusahaan, Hasil yang akan dicapai organisasi atau perusahaan, dan Jangka waktu yang panjang.

·        Taktis adalah perencanaan jangka pendek yang berkenaan dengan kegiatan optimal organisasi atau perusahaan, seperti:membuat anggaran tahunan, memilih

 

b.     Pengorganisasian(Organizing)

Fungsi manajemen yang kegiatannya membagi pekerjaan, mengelompokkan pekerjaan, mendelegasikan wewenang dan mengkoordinasikan aktivitas.

Tujuannya antara lain:

·        Setiap individu dapat mengetahui dengan jelas tugas, kewajiban dan tanggung jawab.

·        Agar terbina hubungan baik antar anggota organisasi dan antar organisasi.

 

c.      Pengarahan(Actuating)

Merupakan kegiatan untuk mengarahkan agar semua angggota organisasi melaksanakan kegiatannya masing-masing yang telah ditentukan.

Bentuk-bentuk kegiatannya antara lain :

·        Berkomunikasi dengan semua anggota organisasi.

·        Memberikan pengarahan dan petunjuk.

·        Memberikan kepemimpinan.

·        Memberikan motivasi untuk mendorong para karyawan.

 

d.     Pengendalian(Controlling)

Merupakan aktivitas yang menemukan, mengoreksi apakah adanya penyimpangan-penyimpangan dari hasil yang telah dicapai, dibandingkan dengan rencana yang telah ditetapkan. Langkah-langkah pengendalian:

·        Menetapkan standard an metode.

·        Mengukur prestasi kerja.

·        Memutuskan apakah kerja sesuai standar.

·        Mengambil tindakan koreksi.

Bentuk Organisasi !

a.      Organisasi Baris.

Adalah bentuk organisasi dimana terdapat garis kekuasaan dan tanggung jawab dari teratas sampai dengan paling bawah.

Setiap atasan memiliki sejumlah bawahan, dan bawahan bertanggung jawab kepada satu atasannya.

Bentuk ini paling banyak dipakai, dan sesuai untuk perusahaan kecil, karena sederhana dan jelas.

 

Berikut adalah Kebaikan dan Keburukan dari organisasi garis(lini):

Kebaikan :

·        Kesatuan dalam pemerintah atau pimpinan

·        Pengambilan keputusan cepat

·        Solidaritas karyawan tinggi

·        Sederhana, biaya rendah.

Keburukan :

·        Sangat tergantung pada satu orang pimpinan

·        Pimpinan cenderung otokratis

·        Karyawan sulit berkembang.

 

 

b.     Organisasi Garis dan Staff.

Adalah bentuk organisasi yang banyak dipakai oleh perusahaan besar, daerah ushanya luas dan kompleks. Pada prinsipnya hamper sama dengan banyak bentuk garis, hanya ditambah staff, yaitu satu atau beberapa  orang yang ahli dalam bidang tertentu yang tugasnya member saran atau nasehat sesuai bidangnya kepada pimpinan perusahaan. Bila mengalami kesulitan dalam menangani masalah yang terjadi, staff tidak memiliki hak memerintah bawahan.

 

Berikut adalah Kebaikan dan Keburukan dari Organisasi garis dan Staf:

Kelebihan :

c.      Sesuai untuk perusahaan besar

d.      Keputusan lebih rasional dengan adanya staf

e.      Dapat mewujudkan “The Right Man in the Right Place”

Keburukkan:

f.       Organisasi rumit dan kompleks

g.      Koordinasi sulit diterapkan

h.      Jumlah karyawan banyak, sehingga solidaritas kurang dan tidak saling mengenal

 

 

 

c.      Organisasi Fungsional

Adalah organisasi yang berbagi ke berbagai bidang seni fungsi, seperti: Pemasaran, Produksi, Personalia dan keuangan. Wewenang dan tanggung jawab melekat terhadap proses atau fungsi masing-masing.

Setiap anggota fungsinya hanya mengerjakan fungsinya, wewenang dan tanggung jawab sangat tegas telah digariskan.

Para manajer fungsi bertanggung jawab mengawasi bawahannya sesuai dengan fungsinya, namun bisa memerintah kebagian lainnya sepanjang masih memiliki kewenangan.

 

Berikut adalah Kebaikkan dan keburukkan Organisasi Fungsional:

Kebaikan :

a.      Pembagian tugas jelas

b.      Spesialisasi karyawan dapat dikembangkan dan dimaksimalkan

c.      Masing-masing fungsi dipegang oleh para ahli

Keburukan:

d.      Karyawan dapat menerima perintah dari beberapa atasan

e.      Tidak ada kesatuan perintah

f.       Makin merasa ahli, akan sulit bekerja sama.

 

 

d.     Organisasi Matrix

Adalah bentuk organisasi dimana perusahaan biasanya mengerjakan 2 pekerjaan, yaitu pekerjaan dasar dan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Dalam perusahaan besar dan batas toleransi pekerjaan yang singkat maka dipakai matrik.

Alasan lain untuk menghindari berbenturan antara pekerjaan dasar dan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang harus selesai keduanya dengan baik.

Dalam bentuk matrix, terjadi hubungan antar berbagai fungsi. Misalnya: perusahaan sepatu yang aktivitas dasar memproduksisepatu, Menerima pesanan yang harus selesai dalam waktu tertentu, dengan jumlah tertentu, agar ke2 pekerjaan bisa selesai maka bentuk matrix yang cocok.

 

Berikut adalak Kebaikan dan keburukan Organisasi Matrix:

Kebaikan :

a.      Adanya aktivitas lain yang dikerjakan tanpa menggangu aktivitas dasar

b.      Mendorong inovasi dan kreativitas kaaryawan

c.      Mendorong munculnya cara-cara baru, bentuk penyelesaian baru dan semangat kerja positif.

Keburukan:

d.      Munculnya konflik antar fungsi karyawan

e.      Hanya organisasi tertentu yang adapat memakai bentuk ini

f.       Dapat menggangu aktivitas dasar

g.      Biaya mahal

h.      Terdapat lebih dari satu atasan

 

 

 

e.      Organisasi Komite

Komite adalah kelompok formal yang menggantikan para manajer didalam struktur organisasi. Anggota komite memiliki wewenang dan tanggung jawab, anggota komite berasal dari tingkatan manajemen.

Semua keputusan organisasi dipelajari dan dievaluasi oleh anggota komite. Bentuk ini sesuai untuk organisasi yang sangat perlu sikap hati-hati dan berbagai sudut pandang. Misalnya: organisasi rekayasa genetika(BATAM) dan Organisasi anariksa.

 

Berikut Kebaikan dan Keburukan Organisasi Komite:

Kebaikan :

a.      Keputusan yang diambil lebih baik, karena melalui rapat yang mendalam

b.      Keputusan yang diambil mirip keputusan bersama-Obyektif

c.      Hati-hati dan seksama

d.      Terdiri dari para ahli

Keburukan:

e.      Keputusan yang diambil lama

f.       Kadang pendapat akhir berasal dari anggota komite yang dominan

g.      Keputusan kadang kurang efektif karena kompromi

 

Leave a comment

Filed under Teori Organisasi Umum I, Tugas Softskill

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s